Teguh juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap teknologi dan digitalisasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, mudah diakses, transparan, dan akuntabel.
“Dengan bersikap adaptif terhadap teknologi dan digitalisasi, layanan akan semakin efektif, transparan, dan akuntabel,” tutur dia.
Dari total 169 PNS yang dilantik, sebanyak 80 orang bertugas di instansi pusat dan 89 lainnya ditempatkan pada instansi vertikal, meliputi kantor wilayah, kantor kementerian kabupaten/kota, serta asrama haji di seluruh Indonesia.
Rangkaian pelantikan ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara sumpah oleh perwakilan PNS yang baru dilantik.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Biro SDM Muhammad Arif, para pejabat eselon II, serta saksi pelantikan, yakni Marliza sebagai Saksi I dan Yusuf Prasetyo sebagai Saksi II.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh PNS yang telah resmi dilantik.
(kunthi fahmar sandy)