sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

210 Ribu Pekerja Online Scam Tinggalkan Kamboja

News editor Wahyu Dwi Anggoro
26/02/2026 14:23 WIB
Kamboja mengatakan bahwa lebih dari 210.000 warga asing yang bekerja di pusat penipuan online telah meninggalkan negara tersebut sejak Juni 2025.
210 Ribu Pekerja Online Scam Tinggalkan Kamboja. (Foto: Wikimedia Commons)
210 Ribu Pekerja Online Scam Tinggalkan Kamboja. (Foto: Wikimedia Commons)

IDXChannel - Kamboja mengatakan bahwa lebih dari 210.000 warga asing yang bekerja di pusat penipuan online telah meninggalkan negara tersebut sejak Juni 2025.

Sementara itu, 30.000 lainnya telah ditangkap dan dideportasi otoritas Kamboja.

"Dalam kampanye anti-penipuan daring kami, hingga saat ini, lebih dari 210.000 warga asing telah meninggalkan Kamboja secara sukarela dan lebih dari 30.000 tersangka asing telah ditangkap dan dideportasi kembali ke negara asal mereka," kata Menteri Dalam Negeri Kamboja Sar Sokha, dilansir dari Xinhua pada Kamis (26/2/2026).

"Saya ingin menyerukan kepada pihak berwenang di semua tingkatan untuk tidak melonggarkan penindakan guna mencapai target pemerintah untuk menghilangkan semua pusat penipuan daring di Kamboja," kata Sokha, yang juga merupakan wakil perdana menteri.

Negara Asia Tenggara ini telah meluncurkan operasi nasional untuk memberantas jaringan penipuan siber. Selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum, langkah ini juga bertujuan memulihkan citra Kamboja di panggung internasional.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Touch Sokhak, baru-baru ini mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan tenggat waktu untuk memberantas sepenuhnya jaringan penipuan daring di Kamboja pada April 2026.

Sebagian pekerja di pusat penipuan online di Kamboja merupakan korban perdagangan manusia. Namun, ada pula yang dengan keinginan sendiri bergabung dalam sindikat penipuan daring. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement