Konflik antara Washington dan Iran dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Negeri Mullah itu, yang memicu serangan balasan Teheran terhadap aset dan pangkalan AS di seluruh Timur Tengah.
Ancaman Iran secara efektif menutup Selat Hormuz yang penting bagi perdagangan minyak dunia. Pekan lalu, AS memulai blokade tandingan untuk menekan Iran.
Iran sempat mencabut kendalinya atas Selat Hormuz pada Jumat lalu, tetapi memberlakukannya kembali sehari kemudian setelah Trump mengatakan bahwa blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berlaku. (Wahyu Dwi Anggoro)