Selain itu, di posisi keempat, ginjal berfungsi sebagai penstimulasi pembentukan sel darah merah. Melalui produksi hormon eritropoietin, ginjal memberikan sinyal pada tubuh untuk terus memproduksi sel darah merah sehingga kita terhindar dari risiko kekurangan darah atau anemia.
Peran ginjal yang juga sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari urutan ketiga, yaitu menjaga kestabilan dan keseimbangan cairan tubuh.
Ketika tubuh kekurangan asupan air, ginjal akan menahan cairan agar tidak banyak terbuang. Sebaliknya, jika tubuh kelebihan cairan, ginjal akan mengeluarkannya secara alami melalui proses buang air kecil.
“Di nomor tiga, ginjal kita ini menjaga keseimbangan cairan tubuh. Jika kurang cairan, ginjal kita akan menahan biar air tidak dibuang dari tubuh. Tapi kalau tubuh kebanyakan cairan, dia akan dibuang lewat pipis,” ucap dia.
Tak berhenti di situ, pada urutan kedua, ginjal memiliki peran krusial dalam mengatur tekanan darah agar tensi tubuh tetap berada pada batas stabil dan normal.