Operasi pencarian melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Unit Siaga SAR Pandeglang, Polairud Polda Banten, Polairud Mabes, Ditpolairud, Polsek Carita, Lanal, Satpol PP, Babinsa, Kecamatan Carita, pemerintah desa, Balawista, media lokal, nelayan, dan masyarakat.
Sejumlah sarana turut dikerahkan, di antaranya KN SAR Tetuka, satu unit RIB, kendaraan penyelamat, truk personel, drone thermal, serta berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan pendukung lainnya.
Kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung dilaporkan cerah berawan. Angin bertiup dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sekitar 14 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter.
Pencarian kemudian dihentikan sementara pada Selasa malam karena kondisi operasi dan akan kembali dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026).
(kunthi fahmar sandy)