Data seismisitas harian juga menunjukkan fokus aktivitas gempa terus bergerak secara dinamis. Pada hari pertama hingga keempat setelah gempa utama, aktivitas gempa tersebar di seluruh klaster dari timur ke barat.
Namun, pada hari kelima dan keenam, aktivitas seismik bergeser dan lebih terpusat di klaster bagian barat. Di sisi lain, aktivitas pada klaster bagian timur mulai menurun secara bertahap.
Untuk memantau perkembangan aktivitas gempa, BMKG terus mengoperasikan sistem pemantauan secara real-time selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan.
Petugas BMKG secara berkelanjutan menganalisis jumlah kejadian, magnitudo, distribusi sumber gempa, arah pergerakan aktivitas hingga karakteristik sumber gempa. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dan instansi terkait tetap akurat dan tepat waktu.