“Jadi kalau rekan-rekan media eh bisa melihat saya melihat grafiknya, jadi ini adalah lalin per jam kelihatan sudah merah semua. Artinya merah ini betul-betul contraflow atau apa, contraflow harus dilakukan eh maupun juga one way harus dilakukan,” katanya.
Rivan menjelaskan, peningkatan volume kendaraan juga berkaitan dengan rasio volume terhadap kapasitas jalan (V/C ratio). Dalam kondisi normal, rasio berada di angka 0,5.
Namun. ketika mencapai 0,6 hingga 0,7, diperlukan langkah seperti pembukaan satu hingga dua lajur contraflow. Jika volume kendaraan melampaui 8.000 per jam, maka kebijakan one way menjadi opsi yang harus diterapkan.
Lebih lanjut, Rivan menyampaian, pihaknya telah memproyeksikan jumlah kendaraan yang keluar Jakarta dapat mencapai 256 ribu hingga 258 ribu unit. Lonjakan ini disebut sebagai 'kebangkitan signifikan' dalam arus mudik yang perlu diantisipasi dengan berbagai strategi pengaturan lalu lintas.
“Ini sudah kalau bahasa kepolisian sudah ada kebangkitan ya yang cukup signifikan, harus kita persiapkan,” ujarnya.
(Dhera Arizona)