sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

950 Dapur MBG Terindikasi Tak Higienis, Kepala BGN Ancam Tutup Permanen

News editor Rohman Wibowo
08/08/2026 07:18 WIB
BGN mendeteksi adanya ratusan dapur pengolah program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia yang terindikasi tidak layak dan tak higienis.
950 Dapur MBG Terindikasi Tak Higienis, Kepala BGN Ancam Tutup Permanen (FOTO:iNews Media Group)
950 Dapur MBG Terindikasi Tak Higienis, Kepala BGN Ancam Tutup Permanen (FOTO:iNews Media Group)

Menanggapi hal itu, ia mengimbau para mitra untuk segera melayangkan aduan tertulis kepada BGN sebelum tenggat waktu tanggal 10 Agustus agar kendala tersebut dapat diurai dan diperiksa satu per satu.

"Sekarang kami by system, jadi suspend itu kami bagi tiga, (kasus) ringan 10 hari, sedang 20 hari, dan berat 30 hari, di mana yang korbannya banyak bisa di-suspend lebih panjang atau dipertimbangkan permanen," tutur Sudaryono 

Adapun aturan sanksi ini berlaku baik untuk kasus fatal seperti keracunan massal maupun kejadian menonjol lainnya. Dengan sistem klasifikasi durasi penangguhan yang baku ini, BGN berharap tidak ada lagi celah tawar-menawar atau negosiasi tidak sehat antara petugas pengawas dengan pengelola dapur yang melakukan pelanggaran di lapangan.

Perlu diketahui, berdasarkan data BGN, penerima manfaat yang mengalami keracunan MBG paling banyak terjadi pada Oktober 2025 atau hanya berselang 10 bulan setelah pertama kali program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto itu digulirkan. Jumlah korban keracunan saat itu tembus 7.061 orang. 

Memasuki 2026, mereka yang keracunan MBG paling masif terjadi pada April, yakni 5.788 orang. Jumlah korban keracunan terus menyentuh ribuan orang sampai akhir Juli ini.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement