Meski demikian, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. BNPB mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi otoritas kegunungapian.
"Namun kami akan coba nanti menjelaskan mengenai situasi Gunung Anak Krakatau. Aktivitas vulkanik masih saat ini masih level 3, pada status aktivitas tersebut otoritas kegunungapian masih merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas 3 km radius 3 km dari gunung tersebut," katanya.
BNPB juga telah melakukan respons terhadap kondisi abu vulkanik di sekitar Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Lampung. Salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca menggunakan metode cloud seeding.
Berton mengatakan operasi tersebut dilakukan dengan menyemaikan air yang dicampur kalsium klorida (CaCl2) ke awan yang berpotensi menghasilkan hujan di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"Dan BNPB sudah melakukan respons terhadap keadaan abu yang ada di sekitar Banten Jawa Barat DKI maupun Lampung," katanya.
"Kemarin BNPB sudah melakukan operasi modifikasi cuaca melalui metode cloud seeding di mana dilakukan penyemprotan air yang bercampur dengan kalsium klorida yang ditujukan pada awan yang berpotensi terjadi hujan di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah dan tentu ini dibantu oleh sebuah pesawat ya untuk menyebarkan atau menyemaikan 650 liter air bersama 350 kg CaCl2," kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)