Iwan mengaku sangat prihatin atas kondisi yang saat ini terjadi. Di mana mereka yang memiliki kelebihan finansial memiliki kemampuan masuk ke sekolah manapun. Sedangkan siswa lainnya harus bersaing berdasarkan prestasi dan zonasi.
"Kami merasa prihatin dengan kondisi saat ini, dengan maraknya dugaan permintaan sumbangan untuk sekolah di tingkat SMA atau SMK di Jabar," tandasnya. (FAY)