IDXChannel—Pemerintah menargetkan pengurangan 33.000 ton sampah per hari pada 2029 melalui proyek pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WTE).
Pembangunan PSEL tengah dipercepat oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. PSEL merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mengatasi krisis pengelolaan sampah.
Jumlah sampah yang dihasilkan di seluruh Indonesia telah mencapai sekitar 140.000 ton per hari. Sementara kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) terbatas, demikian juga dengan tingkat pengolahan melalui reduce-reuse-recycle (3R).
Melalui pemanfaatan teknologi termal, seperti insinerasi, PSEL diharapkan mampu mengurangi volume sampah secara signifikan, sekaligus menghasilkan energi listrik.
Pembangunan PSEL difokuskan pada wilayah perkotaan dengan timbulan sampah di atas 1.000 ton per hari. Targetnya pada 2029, PSEL dapat mengurangi timbulan sampah hingga 33.000 ton per hari.