Meski demikian, ASDP saat ini belum melakukan skema tersebut mengingat arus kendaraan di Pelabuhan Bakauheni yang dinilai belum ada lonjakan signifikan. Sehingga, saat ini para pemudik motor masih disatukan dengan kendaraan mobil dalam satu kapal.
“Untuk saat ini kami masih share ke semua kapal. Jadi belum ada khusus untuk sepeda motor. Nanti kita lihat kepadatannya baru kita menggunakan skema khusus untuk sepeda motor. Karena sekarang masih tergolong lancar. Jadi kita share ke semua kapal untuk sepeda motor,” ucap dia.
Disinggung terkait tren arus balik yang cenderung sepi, Vidon menuturkan bahwa hal itu disebabkan masa libur yang cukup panjang pasca Hari Raya Idulfitri 1477 Hijriah/2026. Sehingga, masyarakat tidak melakukan perjalanan dalam satu waktu secara bersamaan yang berpotensi membuat arus lalu-lintas macet maupun kepadatan yang signifikan di pelabuhan.
“Jadi kalau kita lihat mungkin karena liburannya lebih panjang. Jadi mereka itu untuk balik pasti ke share ke semua tanggal gitu ya, beda kalau kemarin kita itu pasti ngejar lebaran di kampung. Tapi kalau balik itu mereka justru memilih alternatif macam-macam,” kata dia.
(NIA DEVIYANA)