"Saya kerja freelance dan semua kerjaan juga udah beres, jadinya mudik lebih cepet. Untungnya udah pesan tiket satu bulan lalu," kata Waluyo yang akan menghabiskan 14 hari di kampung halaman.
Senada seperti Syaiful, pemudik tujuan Kutuarjo ini juga memilih mudik lebih awal karena sudah mendapat cuti panjang dari tempat kerjanya.
Setiap mudik, Syaiful mengaku selalu menggunakan transportasi kereta api karena dianggap lebih ekonomis dan nyaman ketimbang menggunakan bus atau kendaraan pribadi yang berisiko terkena macet, terlebih saat arus puncak mudik di H-2 Idulfitri.
Oleh karena itu, dia dan istrinya sudah memesan tiket sejak satu bulan sebelum keberangkatan.
"Mudik lebih awal karena anak sekolah udah libur, tiket lebih murah. Menghindari puncak arus mudik dan (naik kereta api) lebih efisien, menghindari kemacetan di jalur tol," ujar Syaiful.