IDXChannel - Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan keras kepada Iran setelah Teheran menolak proposal gencatan senjata dari Washington.
Dilansir dari Al Jazeera pada Kamis (26/3/2026), perang antara AS dan Israel dengan Iran telah memasuk minggu keempat. Penutupan Selat Hormuz dan serangan terhadap infrastruktur minyak dan gas di Teluk telah mengguncang perekonomian dunia.
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengajukan rencana perdamaian ke Iran. Proposal itu disampaikan melalui Pakistan yang berperan sebagai perantara.
"Jika Iran gagal menerima kenyataan, jika mereka gagal memahami bahwa mereka telah dikalahkan secara militer dan akan terus dikalahkan, Presiden Trump akan memastikan mereka dihantam lebih keras daripada yang pernah mereka alami sebelumnya," kata Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah konferensi pers.
"Presiden Trump tidak main-main dan dia siap untuk melancarkan serangan dahsyat. Iran tidak boleh salah perhitungan lagi," katanya.