Presiden Iran, Masoud Pezeskhian dan Menteri Intelijen, Esmail Khatib juga dikabarkan selamat dari serangan rudal yang melewati Irak tersebut.
Iran tidak tinggal diam. Negara Republik Islam itu melancarkan sejumlah serangan. Dilansir Al-Jazeera, Iran meluncurkan misil ke Israel dan berhasil dihalau oleh sistem pertahanan udara Patriot milik Qatar.
Namun, laporan terbaru menyebutkan, sejumlah ledakan terjadi di negara-negara Arab seperti Kuwait, Bahrain, dan Abu Dhabi. Bahrain mengonfirmasi kantor pusat kapal induk AS ke-5 menjadi sasaran misil Iran.
Serangan AS-Israel terbaru ini juga menandai kegagalan negosiasi soal nuklir Iran. Israel bersikeras Iran harus menghentikan seluruh aktivitas nuklirnya, termasuk upaya untuk memperkaya uranium. Permintaan ini ditolak oleh Iran.
(Rahmat Fiansyah)