sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AS Lancarkan Serangan ke Iran Sebagai Respons atas Kapal Kargo di Selat Hormuz

News editor Kunthi Fahmar Sandy
27/06/2026 08:48 WIB
Militer AS menyerang Iran pada hari Jumat (26/6/2026), sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak berawak Iran terhadap kapal kargo di Selat Hormuz
AS Lancarkan Serangan ke Iran Sebagai Respons atas Kapal Kargo di Selat Hormuz (FOTO:Dok Laman Reuters)
AS Lancarkan Serangan ke Iran Sebagai Respons atas Kapal Kargo di Selat Hormuz (FOTO:Dok Laman Reuters)

IDXChannel - Militer AS menyerang Iran pada hari Jumat (26/6/2026), sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak berawak Iran terhadap kapal kargo di Selat Hormuz, sebab masing-masing negara saling menuduh melanggar ketentuan gencatan senjata yang disepakati pekan lalu.

Dilansir laman Reuters Minggu (27/6/2026), komando Pusat AS mengatakan pesawat-pesawat tersebut menyerang lokasi penyimpanan rudal dan pesawat tak berawak serta situs radar pantai, kata seorang pejabat AS melaporkan operasi tersebut telah berakhir.

Sementara itu, Iran mengatakan sebuah proyektil menghantam daerah sekitar dermaga di Sirik di Iran selatan sehingga angkatan laut Iran menanggapi dengan menyerang target militer AS di wilayah tersebut.

Namun, di tempat lain terdapat tanda-tanda kemajuan karena Israel dan Lebanon menandatangani perjanjian untuk mengakhiri pertempuran antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran. 

Kedua pihak menggambarkan kesepakatan itu sebagai langkah awal yang menyerukan agar Hizbullah melucuti senjata dan Israel menarik pasukan dari Lebanon, tetapi tidak jelas bagaimana hal itu akan ditegakkan. Namun, Hizbullah mengatakan tidak akan bekerja sama.

Teheran juga memaparkan, pihaknya akan mengendalikan Selat Hormuz dan memperingatkan negara-negara Teluk untuk tidak berpihak pada Washington setelah serangan hari Kamis terhadap kapal kargo yang berlayar di dekat pantai Oman. 

Presiden AS Donald Trump menyalahkan serangan itu pada Iran dan dia menyebut bahwa itu melanggar perjanjian pekan lalu. "Agresi yang tidak beralasan terhadap pelayaran komersial oleh pasukan Iran jelas melanggar gencatan senjata," kata Komando Pusat AS dalam pernyataannya.

Dia juga mengumumkan serangan tersebut sebagai tanggapan yang kuat terhadap serangan sebelumnya terhadap sebuah kapal komersial yang sedang melintasi Selat Hormuz. "Militer AS mengatakan akan terus memberikan koordinasi dan dukungan jalur aman kepada kapal-kapal komersial yang melintasi selat tersebut," katanya.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement