IDXChannel - Amerika Serikat (AS) menuduh Iran menembakkan beberapa rudal ke kapal-kapal di Selat Hormuz dekat lepas pantai Oman.
Dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (7/7/2026), dua pejabat AS mengatakan kepada portal berita Axios bahwa dua kapal terkena serangan rudal itu.
"Kedua kapal tersebut mengalami kerusakan signifikan, tetapi tidak ada korban jiwa," kata salah satu pejabat AS kepada Axios.
Insiden ini terjadi beberapa hari setelah AS dan Iran saling serang di Selat Hormuz. Bentrokan dipicu upaya AS untuk membuka rute alternatif di jalur maritim penting tersebut.
Manuver AS itu ditentang keras Iran. Teheran bersikukuh sebagai satu-satunya pihak yang berwenang untuk mengatur lalu-lintas di Selat Hormuz.
Teheran menegaskan, upaya pembukaan koridor baru oleh AS tersebut melanggar nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara kedua negara pada 17 Juni untuk mengakhiri permusuhan.
Sebelumnya, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal tanker mengalami kebakaran setelah terkena proyektil tak dikenal di lepas pantai Oman.
Insiden tersebut terjadi delapan mil laut di sebelah timur Limah, Oman, saat kapal tersebut berlayar ke arah selatan.
"Proyektil tersebut mengenai sisi kiri kapal tanker," kata UKMTO.
"Tidak ada korban jiwa atau dampak lingkungan yang dilaporkan setelah serangan tersebut, dan pihak berwenang sedang menyelidikinya," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)