IDXChannel - Presiden Donald Trump mengumumkan pada Kamis malam bahwa ia menunda penghancuran pembangkit energi Iran selama 10 hari hingga Senin (6/4/2026) pukul 20.00 Waktu Bagian Timur, dengan alasan permintaan dari pemerintah Iran.
Dilansir dari laman Investing Jumat (28/3/2026), dalam unggahan Truth Social pada hari Kamis, Trump mengatakan pembicaraan sedang berlangsung dan berjalan dengan sangat baik. Pengumuman tersebut mendorong indeks berjangka S&P 500 naik 0,5 persen setelah penutupan pasar pada hari Kamis, sementara harga minyak turun.
Sebelumnya pada Kamis pagi, Trump menuturkan, para negosiator Iran sangat berbeda dan aneh. Bahkan Trump menyebut bahwa Teheran memohon kepada AS untuk membuat kesepakatan guna mengakhiri konflik yang hampir sebulan lamanya di Timur Tengah.
Dia mengatakan Iran seharusnya berusaha mencapai kesepakatan dengan Washington dan mengiyakan klaim Gedung Putih bahwa kapasitas militer Teheran telah dihancurkan oleh serangan gabungan AS-Israel.
"Mereka sebaiknya segera serius, sebelum terlambat, karena begitu itu terjadi, TIDAK ADA JALAN KEMBALI, dan itu tidak akan menyenangkan!" tulis Trump.