Kedua negara juga mencatat sederet kesepakatan komersial, termasuk pengadaan pesawat terbang, pembelian produk pertanian AS senilai sekitar USD3,5 miliar, dan pembelian produk energi AS senilai sekitar USD15 miliar selama 15 tahun ke depan.
Dengan tarif 19 persen, Bangladesh akan mampu bersaing dengan negara tetangganya, India, yang tingkat tarifnya diturunkan baru-baru ini oleh AS menjadi 18 persen dari 50 persen. Kedua negara memproduksi pakaian dan alas kaki untuk klien di AS. (Wahyu Dwi Anggoro)