"Sebaran gempa bumi yang terjadi tidak berada pada zona sesar Garsela Segmen Kendang, Garsela Segmen Kencana, maupun Sesar Cicalengka, tetapi berada pada area yang belum terpetakan. Dalam hal ini perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait sumber gempa tersebut," lanjut Wijayanto.
Untuk memantau aktivitas tersebut, BMKG mengoperasikan 35 sensor seismik yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat. Jaringan seismograf tersebut mampu mendeteksi dan mencatat gempa-gempa mikro atau bermagnitudo kecil.
BMKG memastikan pemantauan aktivitas gempa bumi di Kabupaten Bandung dan sekitarnya akan terus dilakukan. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
BMKG juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi terkait gempa bumi hanya melalui kanal komunikasi resmi BMKG.
(Nur Ichsan Yuniarto)