"Saya juga mengangkat isu-isu terkait regularisasi pekerja ilegal dan repatriasi warga Bangladesh yang ditahan jika memungkinkan," kata Rahman kepada wartawan selama kunjungannya ke Malaysia.
Anwar mengatakan bahwa kedua negara sepakat untuk mengambil langkah-langkah guna memastikan transparansi dalam perekrutan pekerja dan melindungi kesejahteraan mereka.
"Penggunaan pekerja yang terus-menerus dieksploitasi dan diperlakukan buruk, semata-mata untuk keuntungan perusahaan pribadi, tidak dapat ditoleransi," kata Anwar.
Anwar dan Rahman juga menyaksikan pertukaran beberapa perjanjian, termasuk kerja sama promosi investasi, budaya, dan kontra-terorisme. Kedua negara juga berjanji untuk melanjutkan negosiasi perjanjian perdagangan bebas.
Rahman sedang melakukan perjalanan luar negeri pertamanya sejak menjabat. Bangladesh berupaya menarik investasi, meningkatkan lapangan kerja di luar negeri, dan memperkuat hubungan dengan mitra Asia.
Selain Malaysia, ia dijadwalkan juga akan melakukan perjalanan ke China. (Wahyu Dwi Anggoro)