“Khusus untuk tempat wisata, di Kabupaten Malang banyak tempat wisata. Itu menjadi prioritas, kami menjamin keamanannya dan keselamatan dalam berlalu lintas, maupun keamanannya saat berada di tempat wisata,” kata Muhammad Taat, Jumat (13/3/2026).
Taat menyatakan, akan melakukan rapat koordinasi dengan para pengelola tempat wisata di wilayah Kabupaten Malang, termasuk pengelola Wisata Gunung Bromo dan sejumlah pantai di Malang selatan.
Dia juga telah menyiapkan langkah preventif dan mitigasi untuk mencegah insiden kecelakaan di tempat wisata. Sebab berdasarkan data dari tahun ke tahun, selalu ada insiden wisatawan yang tenggelam dan hilang di pesisir pantai selatan Malang.
“Kita menghimbau kepada seluruh pengelola wisata untuk memasang papan imbauan larangan berenang, kalau boleh renangnya di mana, kalau dilarang ya di mana dilarangnya, ada papan imbauan,” ucap Taat kembali.
Setiap tempat wisata juga diperintahkan untuk dilengkapi dengan petugas atau karyawan dari tempat wisata yang berjaga mengawasi pengunjung. Bilamana ada pengunjung yang berenang di laut pantai selatan di kawasan area berbahaya, misalnya, maka petugas dapat mengambil tindakan berupa imbauan agar segera menjauh dari area tersebut.