"Selain itu, Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur juga teridentifikasi di wilayah Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif di kawasan tersebut," kata Andri.
Di sisi lain, Andri mengungkapkan bahwa Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat masih berpengaruh di wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara yang turut meningkatkan potensi hujan di wilayah-wilayah tersebut.
"Kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut menyebabkan peningkatan suplai uap air dan kondisi atmosfer yang lebih mendukung terjadinya hujan di sejumlah wilayah Indonesia," katanya.
Dalam sepekan ke depan, Andri mengatakan bahwa kondisi cuaca di Indonesia secara umum masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Meski demikian, Andri meminta masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sebagian wilayah Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.