Lebih lanjut, Arum menjelaskan mengenai jumlah pendapatan BGN yang didapat sepanjang 2025, meski tidak mencari PNBP. Dia menyebut, jumlah pendapatan BGN itu merupakan pengembalian belanja pada 2024.
"Jadi ada kelebihan belanja pada 2024 yang kemudian dikembalikan di 2025, maka dicatatlah di dalam pos pendapatan. Kemudian jumlah belanja Rp51,5 triliun, itu di dalamnya termasuk juga belanja untuk program Makan Bergizi Gratis," tuturnya.
(Febrina Ratna Iskana)