sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BMKG Sebut Gempa Susulan di Flores Berpotensi hingga Empat Minggu

News editor Binti Mufarida
21/08/2026 09:17 WIB
Aktivitas gempa susulan pasca-gempa bumi utama M7,7 Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 4.258 kejadian hingga Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 05.00.
BMKG Sebut Gempa Susulan di Flores Berpotensi hingga Empat Minggu (FOTO:iNews Media Group)
BMKG Sebut Gempa Susulan di Flores Berpotensi hingga Empat Minggu (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa aktivitas gempa susulan pasca-gempa bumi utama M7,7 Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 4.258 kejadian hingga Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB. 

Dari total kejadian tersebut, sebanyak 118 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat, dengan 31 gempa memiliki magnitudo di atas M5,0. 

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, memprediksi rangkaian gempa susulan (aftershock) ini akan terus berlangsung selama 3 hingga 4 minggu ke depan. Ia menilai fase awal rangkaian gempa susulan masih memperlihatkan pola temporal yang kompleks dan belum sederhana.

“Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan. Jumlah gempa per 24 jam tercatat 704 kejadian pada hari pertama, meningkat menjadi 746 pada hari kedua, kemudian berkisar 668, 649, dan 627 kejadian pada hari ketiga hingga kelima, namun naik lagi menjadi 802 kejadian pada hari keenam,” kata Wijayanto dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026). 

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, rangkaian gempa susulan ini menyebabkan beberapa guncangan signifikan berintensitas IV-VI MMI yang dirasakan kuat oleh warga setempat. BMKG mencatat peristiwa guncangan kuat terjadi pada 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB berkekuatan M5,6, serta 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB berkekuatan M5,8. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement