Rizal mengungkap bahwa penyaluran dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi bersama pemerintah daerah serta pihak terkait agar bantuan tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.
Ia menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dan pendataan di lapangan. Per 1 September 2026, Bulog mencatat keberadaan 45 posko bantuan/pengungsian yang berada di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur.
Rizal mengatakan bahwa Bulog juga berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah dalam memantau kebutuhan pangan masyarakat terdampak.
Di Kabupaten Ngada, Bulog melakukan koordinasi dengan Pemkab Ngada di posko bantuan pada 1 September 2026, sementara di Kabupaten Nagekeo BULOG bersama BPBD melakukan pendataan dan koordinasi bantuan di Posko Utama Kecamatan Aesesa.
"Kami pastikan penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan hingga seluruh alokasi bantuan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam mendukung pemerintah menjaga ketersediaan pangan sekaligus memberikan respons cepat bagi masyarakat yang menghadapi kondisi darurat akibat bencana," tutur Rizal. (Febrina Ratna Iskana)