sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Buntut Kecelakaan Kereta, Kemenhub Mulai Audit Manajemen Keselamatan Taksi Listrik Green SM

News editor Achmad Al Fiqri
29/04/2026 11:03 WIB
Langkah ini dilakukan imbas kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Buntut Kecelakaan Kereta, Kemenhub Mulai Audit Manajemen Keselamatan Taksi Listrik Green SM
Buntut Kecelakaan Kereta, Kemenhub Mulai Audit Manajemen Keselamatan Taksi Listrik Green SM

“Kami tegas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut serta keterlibatan taksi Green SM dalam kecelakaan ini. Nantinya hasil pendalaman akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya,” lanjut Aan.

Kemenhub telah memanggil manajemen Xanh SM atau Green SM pada Selasa (28/4/2026). Pemanggilan ini ditujukan untuk klarifikasi pasca-kecelakaan kereta yang diakibatkan salah satu mobil taksi Green SM tertemper KRL.

“Kami telah membentuk tim khusus ini untuk mendalami keterlibatan taksi Xanh SM termasuk sisi perizinannya, kelengkapan administrasi, pemenuhan standar keselamatan, hingga kepatuhan pada ketentuan operasional angkutan umum," kata Aan.

"Karena prinsip kami jelas, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga setiap potensi pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan,” katanya.

Berdasarkan data di aplikasi Siprajab, kendaraan taksi yang terlibat kecelakaan bernomor polisi B 2864 SBX dan tercatat telah terdaftar serta memiliki kartu pengawasan yang berlaku hingga 28 Oktober 2026. Kendaraan taksi tersebut pun terdaftar untuk melakukan pelayanan taksi reguler di wilayah Jabodetabek.

Walau demikian, Ditjen Hubdat tetap melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kepatuhan operator terhadap seluruh ketentuan yang berlaku. Diketahui juga, perusahaan taksi Green SM telah memiliki sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) yang berlaku selama lima tahun.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement