Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengakui bahwa kondisi lalu lintas di ruas jalan tol Japek mengalami perlambatan di beberapa titik.
Perlambatan karena adanya lonjakan volume kendaraan cukup signifikan yang mengarah ke timur
VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan seiring dengan meningkatnya volume kendaraan yang melintas sehingga berdampak pada penurunan kecepatan perjalanan di sejumlah titik.
"Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan pengguna jalan, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Peningkatan volume kendaraan yang signifikan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di beberapa titik, namun arus lalu lintas masih tetap bergerak dan tidak terjadi penutupan akses jalan tol,” kata Ria.
Data lalu lintas JTT menunjukkan adanya peningkatan signifikan kendaraan yang menuju arah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama. Pada Shift 3 tanggal 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 51.338 kendaraan melintas menuju arah Timur Trans Jawa, atau meningkat 421,20 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 9.850 kendaraan.