IDXChannel - Mudik menjadi salah satu tradisi warga Indonesia untuk pulang ke kampung saat Idul Fitri atau Lebaran. Semua dilakukan warga Indonesia agar bisa mudik.
Dari sekian banyak pemudik, ada warga Bukittinggi, Sumatera Barat yang rela menyeberangi lautan demi bisa mudik. Bahkan mereka rela menunggu selama berjam-jam di KM 57 Tol Jakarta-Cikampek demi bertemu besan di Cirebon, Jawa Barat.
Siti (74) bersama keluarganya tampak asik menyantap ketupat sayur khas lebaran di salah satu rest area favorit tol Japek sambil duduk lesehan. Kepada MNC Portal Indonesia, perempuan berhijab itu menceritakan keseruannya di perjalanan.
Sejatinya, Siti dan keluarga tinggal di Tangerang dan berangkat menuju Cirebon demi bertemu besan.
Tak nampak raut gusar dari wajahnya ketika menemui kemacetan panjang di tol Japek. Dia memilih untuk bersabar dalam menunggu kemacetan mengurai.
"Asal dari Bukittinggi, ini ke rumah besan, dari Tangerang ke Cirebon, sambil nunggu kemacetan, sudah dari waktu salat zuhur," kata dia.
Siti mengaku tak terganggu dengan kemacetan serupa di dalam rest area. Sebaliknya, pemudik ini justru memanfaatkan waktu istirahatnya dengan maksimal di bawah pohon rindang.
"Tidak keganggu, enak aja, perut lapar, ini makan ketupat opor," kata dia.
Tak hanya bertemu keluarga, Siti juga berencana melakukan ziarah ke makam kerabat sesampainya ke tujuan.
"Sekalian ziarah," kata Siti.
Sebagai informasi, arus lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek padat merayap di hari H Lebaran 1445 Hijriah tepatnya Rabu (10/4/2024) siang.
Dari rekaman CCTV milik PT Jasa Marga, antrean kendaraan terjadi mulai KM 50 hingga KM 57 arah Cikampek.
Pemudik rupanya banyak yang memilih berangkat ke kampung halaman pada siang hari. Adapun KM 57 sendiri terdapat rest area yang dinilai menjadi favorit pemudik tiap tahunnya.
Di sini, banyak pemudik yang memilih beristirahat untuk shalat, makan, tidur, hingga ke toilet setelah melewati kemacetan sepanjang kurang lebih 7 kilometer.
(NIY)