IDXChannel - Relawan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Herman Budiyanto menceritakan detik-detik kapal perang Zionis Israel mengejar kapal-kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2.0.
Herman mengatakan, malam sebelum beredarnya kabar intersepsi kapal, terdapat sejumlah drone yang memantau rombongan tersebut. Kemudian, di pagi harinya terdapat dua kapal perang militer Israel (IDF) yang mendekat.
"Kemudian pagi baru muncul adanya kapal, dua kapal perang dari IDF. Nah kapal-kapal ini menurunkan sekoci-sekoci bergerak mendekati mengejar kapal-kapal kita," kata Herman secara virtual, Senin (18/5/2026).
Dalam kesempatan ini, dia berlayar dengan Kapal Zapyro bersama satu WNI lainnya, Ronggo Wirasanu.
Herman melanjutkan, kapal yang dia tumpangi berhasil menghindar dari pengejaran tentara Zionis Israel berkat kepiawaian kru kapal.
"Mereka bisa manuver melakukan penghindaran-penghindaran jauh ya dan sudah dari sasar pengejaran IDF tadi dan tentu ini juga berkat pertolongan Allah, doa dari seluruh warga negara sekalian Indonesia di mana pun berada," katanya.
Ia melanjutkan, kapal-kapal rombongan misi kemanusiaan ini memilih menyebar sebagai strategi melarikan diri dari kejaran. Nantinya, mereka akan kembali berkumpul di salah satu titik yang sudah direncanakan.