IDXChannel - Petani tembakau se-Indonesia menolak rancangan aturan pembatasan kadar nikotin dan tar yang tengah disusun di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Penolakan itu disampaikan ketika para petani mendatangi Gedung Kemenko PMK di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Salah satu petani asal Jember, Suwarno menekankan bahwa rancangan aturan pembatasan kadar nikotin di bawah 1 persen dan tar di bawah 10 persen sangat merugikan petani.
"Kami minta pemerintah dapat mencabut regulasi yang merugikan petani. Kami meminta pemangku kebijakan agar regulasi ini dibatalkan, jangan sampai diimplementasikan," kata Suwarno, Rabu (29/7/2026).
Dia mengatakan, tembakau merupakan komoditas andalan di wilayah Jember, yang tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi. Ribuan pekerja terlibat dalam pengelolaan tembakau, mulai dari pembibitan hingga ekspor.