sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Donald Trump Akui Amerika Serikat Terlibat Serangan ke Iran

News editor Nur Ichsan Yuniarto
28/02/2026 15:49 WIB
Trump bahkan berjanji untuk menghancurkan militer negara tersebut.
Donald Trump Akui Amerika Serikat Terlibat Serangan ke Iran (Truthsocial)
Donald Trump Akui Amerika Serikat Terlibat Serangan ke Iran (Truthsocial)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui terlibat dalam serangan bersama Israel di Tehran, Iran, hari ini Sabtu (28/2/2026).

"Beberapa saat yang lalu, militer Amerika Serikat memulai operasi militer besar-besaran di Iran," kata Trump lewat video yang diunggah media sosial Truth, Sabtu (28/2/2026).

Trump berdalih jika serangan ini untuk melindungi rakyat Amerika.

"Tujuan kami adalah melindungi rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman yang mendesak dari rezim Iran," katanya.

Trump bahkan berjanji untuk menghancurkan militer negara tersebut, menghilangkan program nuklirnya, dan membawa perubahan pada pemerintahannya.

"Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Kami berulang kali berusaha untuk mencapai kesepakatan. Iran berusaha untuk membangun kembali program nuklir mereka," katanya.

"Iran sedang mengembangkan rudal jarak jauh yang mengancam AS dan negara lain. Kami akan menghancurkan rudal-rudal mereka dan meratakan industri rudal mereka hingga rata dengan tanah," kata dia.

Pejabat AS mengatakan mereka memperkirakan serangan terbaru ini akan jauh lebih luas daripada serangan AS pada Juni lalu, yang menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran yang terpisah.

Puluhan serangan AS dilakukan oleh pesawat tempur dari pangkalan dan kapal induk di sekitar Timur Tengah, kata salah satu pejabat AS.

Sebelumnya, Israel melakukan serangan terhadap Iran. Ledakan terdengar di beberapa lokasi di Teheran.

Serangan ini terjadi setelah peringatan berulang dari AS dan Israel bahwa mereka akan menyerang lagi jika Iran terus melanjutkan program nuklir dan rudal balistiknya.

“Israel melancarkan serangan preventif terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel,” kata Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz dilansir dari Reuters, Sabtu (28/2/2026).

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement