IDXChannel—Komisi VIII DPR meminta pemerintah mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Sumatera Barat. Pasalnya, meski tahap perencanaan disebut telah selesai, pelaksanaan pembangunan hingga kini belum berjalan.
"Kita sama-sama mendengar bahwa sampai hari ini perencanaannya sudah selesai, tapi pelaksanaannya belum," ujar Husni.
Legislator itu mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian karena bencana banjir bandang di Sumbar terjadi sejak November 2025. Namun, hingga Agustus 2026, pembangunan kembali berbagai fasilitas yang terdampak bencana belum juga dilaksanakan.
"Kejadian bencana banjir bandang di Sumatera Barat itu di bulan November, sekarang sudah Agustus. Itu berarti hampir delapan bulan ya, belum dilaksanakan pembangunan apa pun," tegasnya.
Menurut Husni, lamanya waktu sejak bencana terjadi menunjukkan perlunya perhatian dan langkah percepatan dari pemerintah. Terlebih, berbagai fasilitas masyarakat yang terdampak bencana perlu segera diperbaiki agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.