Esti juga menilai, kemampuan kognitif peserta didik lebih menurun setelah pembelajaran daring di era COVID-19.
Selain ketertinggalan dalam bidang akademis seperti learning loss yang dialami para siswa, menurut dia, sistem pembelajaran jarak jauh juga menimbulkan dampak pada aspek psikologis dan kesehatan fisik anak.
Oleh karenanya ia menegaskan pendidikan anak-anak tidak boleh dikorbankan karena dapat menyebabkan dampak berkepanjangan.
"Pasti masih ada langkah alternatif terbaik untuk mengatasi persoalan perekonomian imbas kemungkinan naiknya harga minyak karena kondisi global dunia," tutur dia.
Sebelumnya, Pemerintah juga mempertimbangkan penerapan pembelajaran daring untuk beberapa mata pelajaran apabila kebijakan efisiensi energi mulai diterapkan.