Baca Juga:
Misi ini dilakukan setelah Presiden Donald Trump mengumumkan pada Minggu bahwa AS akan memandu kapal-kapal komersial yang ingin keluar dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz. Teheran menyebut rencana itu sebagai pelanggaran senjata dan mengancam akan menyerang pasukan AS.
Ratusan kapal tanker minyak dan kapal lainnya telah terjebak di Teluk Persia selama berbulan-bulan akibat ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran, menyebabkan kenaikan harga minyak global. (Wahyu Dwi Anggoro)