"Apakah saat ini pemerintah telah memiliki program-program yang mengarah pada transformasi tersebut, yaitu mengurangi ketergantungan pada pola ekonomi ekstraktif menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan?" tanya Aldian.
Menanggapi hal itu, Dudung menyatakan pemerintah terus mendorong pendekatan ekonomi restoratif dan pembangunan berbasis lingkungan.
"Pendekatan ekonomi restoratif dan pembangunan berbasis lingkungan harus ditingkatkan. Jika tidak, persoalan ekologis akan berbalik menjadi hambatan mutlak bagi ketahanan pangan kita di masa depan," katanya.
Menurut Dudung, pemerintah melalui kementerian terkait tengah menjalankan berbagai program adaptasi perubahan iklim, mulai dari pengelolaan air hingga rehabilitasi infrastruktur irigasi.
Mahasiswa lainnya, Naufal Syahfahlevie Samosir, menyoroti tantangan regenerasi petani dalam mewujudkan swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045. Dia menilai pembangunan infrastruktur pertanian tidak akan optimal tanpa strategi jangka panjang untuk menarik minat generasi muda ke sektor agraria.