"Tanpa regenerasi petani yang kuat, cita-cita swasembada pangan yang berkelanjutan akan menghadapi tantangan yang besar di masa depan," ujarnya.
Dudung mengakui mayoritas petani Indonesia saat ini berusia di atas 40 tahun. Menurutnya, modernisasi teknologi pertanian menjadi salah satu kunci agar sektor tersebut kembali diminati generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Ziyad Husaini dari Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem juga menyoroti kesenjangan antara kualitas riset akademik dengan implementasi di dunia industri.
Dia meminta pemerintah memperkuat ekosistem inovasi melalui dukungan pendanaan, pendampingan kewirausahaan, serta fasilitasi pembentukan perusahaan rintisan berbasis riset.
Menanggapi hal tersebut, Dudung menilai persoalan hilirisasi sumber daya manusia masih menjadi tantangan nasional.