"Saat banjir bandang terjadi, banyak buku sekolah anak-anak yang hanyut dan rusak. Karena itu, PMI fokus membantu anak-anak sekolah dengan menyediakan buku dan paket sekolah agar mereka bisa kembali belajar dan bersekolah seperti biasa," katanya.
PMI juga mengirimkan 20 ribu paket bantuan bermartabat yang berisi pakaian perempuan dan laki-laki, pakaian dalam, sarung, serta perlengkapan ibadah. Bantuan ini ditujukan untuk menjaga martabat dan kenyamanan masyarakat terdampak selama masa pemulihan.
Seiring dengan transisi dari masa tanggap darurat ke pemulihan awal, PMI turut memberangkatkan bantuan logistik tambahan berupa 2 ribu paket sembako, 1.259 dus mi instan, serta peralatan pendukung seperti 812 unit kompor lengkap dengan regulator dan 1.000 peralatan dapur.
"Operasi kemanusiaan PMI untuk penanganan bencana di Sumatera dan Aceh ini direncanakan akan berlangsung selama satu tahun, mencakup fase pemulihan awal hingga rehabilitasi dan rekonstruksi," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)