IDXChannel—GAC Indonesia akan meluncurkan model MPV hybrid premium terbaru di Indonesia Internasional Motor Show atau IIMS 2026. Mobil ini memiliki kapasitas tujuh penumpang.
Model anyar ini menegaskan keseriusan GAC Indonesia untuk ekspansi ke segmen MPV mewah elektrifikasi. Adapun target konsumen yang disasar produsen otomotif asal China ini adalah keluarga kelas atas.
Isyarat kehadiran MPV 7 seater tersebut sebenarnya telah tercium sejak pertengahan tahun lalu. Pada Juni 2025, GAC Aion meresmikan fasilitas produksi di Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Model yang sama kemudian tampil terbatas di ajang GIIAS 2025. Sejak itu, spekulasi terus bergulir hingga akhirnya dipastikan meluncur di IIMS 2026. Pameran ini akan berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di Jakarta International Expo Kemayoran.
“Pada IIMS 2026, GAC Indonesia tidak hanya menghadirkan seluruh lini produk unggulannya, tetapi juga menyiapkan beberapa produk baru, satu diantaranya memiliki kapasitas 7 tempat duduk yang akan menjadi kejutan bagi para pengunjung,” tutur GAC Indonesia dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).
Model yang dimaksud kuat mengarah pada GAC E9 atau Aion E9. Kendaraan ini mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV. Di pasar Thailand, mobil serupa dipasarkan dengan nama GAC M8.
Sementara di Singapura dan Tiongkok, nama E9 telah lebih dulu digunakan. Untuk Indonesia, GAC memilih melepasnya di bawah merek GAC Aion.
Secara segmentasi, E9 diarahkan untuk memasuki kelas MPV premium yang selama ini didominasi merek mapan. Persaingan semakin padat dengan kehadiran Denza D9, XPeng X9, serta Maxus Mifa M9 di Indonesia.
Ketiganya mengusung konsep listrik murni. Aion E9 datang dengan pendekatan berbeda melalui sistem hibrida. Kombinasi ini membuka opsi baru bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas.
Spesifikasi
Dari sisi desain dan fitur, E9 tampil sebagai MPV berpostur besar. Panjang bodinya mencapai 5.212 mm dengan jarak sumbu roda 3.070 mm. Gril krom berukuran besar dan lampu berbentuk L terbalik mendominasi tampilan depan.
Untuk awal, E9 tersedia dalam warna alpine white dan onyx black. Model ini mengombinasikan mesin bensin 2.0 liter turbo dengan motor listrik, menghasilkan tenaga total 373 daya kuda dan torsi puncak 630 Newton meter.
Dalam kondisi baterai dan bahan bakar penuh, jarak tempuhnya diklaim melampaui 1.000 kilometer berdasarkan standar Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure.
Performa akselerasi dari nol hingga 100 kilometer per jam dicapai sekitar delapan detik dengan konsumsi bahan bakar gabungan mencapai 1,8 liter per 100 kilometer pada mode hibrida.
Sistem penggeraknya memadukan mesin pembakaran internal bertenaga 190 daya kuda dengan motor listrik beroutput 180 kilowatt atau setara 241 daya kuda. Baterai lithium-ion berkapasitas 25,57 kilowatt jam memungkinkan mobil melaju penuh dalam mode listrik hingga 136 kilometer berdasarkan pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle.
Konfigurasi ini menawarkan fleksibilitas berkendara harian tanpa emisi, sekaligus ketenangan jarak jauh melalui dukungan mesin konvensional. Karakter tersebut menjadikan E9 relevan untuk penggunaan urban maupun perjalanan antarkota.
Dari sisi kenyamanan dan teknologi, E9 dibekali captain seat baris kedua dengan fitur pijat, pemanas, pendingin, serta sandaran kaki elektrik. Kabin luas dilengkapi panoramic sunroof, layar sentuh besar, panel instrumen digital, konektivitas 5G, serta sistem navigasi berbasis kecerdasan buatan.
Interiornya dibalut material kulit. Aspek keselamatan diperkuat melalui sistem Advanced Driver Assistance System lengkap, enam kantung udara, kamera 360 derajat, serta Electronic Stability Program.
Seluruh fitur tersebut menegaskan posisi E9 sebagai MPV premium modern dengan orientasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi masa depan.
Proses Pengiriman Dijanjikan Dua Hari Sampai
GAC Indonesia juga menyiapkan strategi agresif selama IIMS 2026. Seluruh lini kendaraan unggulan disiapkan dengan stok memadai. Model AION Y Plus, AION V, AION UT, hingga Hyptec HT dialokasikan dalam jumlah besar.
Seluruh unit yang terjual akan langsung tercatat dalam sistem terintegrasi. Konsumen yang menyelesaikan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dan pelunasan akan memperoleh Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) tahun berjalan.
Khusus wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, pengiriman unit dijanjikan maksimal dua hari kerja setelah proses pelunasan tuntas. Skema ini disiapkan juga untuk menjawab lonjakan permintaan menjelang Imlek dan Hari Raya Lebaran 2026.
IIMS 2026 pun diproyeksikan menjadi momentum konversi penjualan, bukan sekadar pameran. Dengan stok siap kirim, GAC Indonesia membidik kepemilikan kendaraan tanpa waktu tunggu panjang.
(Nadya Kurnia)