IDXChannel - Ancaman gangguan penerbangan yang berkepanjangan mereda setelah Airbus bergerak cepat untuk menerapkan pembaruan perangkat lunak pada sekitar 6.000 pesawat A320 buatannya.
Dilansir dari AFP pada Minggu (30/11/2025), pembatalan penerbangan di Eropa berhasil diminimalisasi.
"Menurut informasi terbaru yang saya miliki, jumlah A320 yang terdampak signifikan oleh perubahan perangkat lunak akan jauh lebih sedikit dari perkiraan awal," kata Menteri Transportasi Prancis Phillipe Tabarot.
"Kami awalnya memperkirakan seribu pesawat. Tampaknya jumlahnya hanya sekitar seratus," ujarnya.
Diproduksi sejak 1988, A320 adalah pesawat terlaris di dunia. Airbus menjual 12.257 pesawat jenis tersebut hingga akhir September.