sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gempa NTT, 9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Dilaporkan Rusak

News editor Niko Prayoga
16/08/2026 15:03 WIB
Enam di antaranya rusak ringan dan tiga rusak berat serta satu rumah sakit yang tidak bisa beroperasi sama sekali.
Gempa NTT, 9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Dilaporkan Rusak (Foto: iNews Media Group)
Gempa NTT, 9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Dilaporkan Rusak (Foto: iNews Media Group)

“Kita mau jalan, jalannya putus. Jadi jam sekitar jam 10.00 kita koordinasi, Pak Gubernur langsung kirim tim polisi dan tim dari Dinas PU setempat, jam 03.00 ibu ini bisa ditarik oleh ambulans ke RSUD Borong,” tambah dia.

Pemerintah terus memantau pemulihan dan kondisi pasien darurat pasca evakuasi lintasan darat tersebut agar pertolongan pertama pascabencana terlaksana tepat sasaran. Dia menegaskan prioritas utama tim kesehatan di lapangan mencakup penanganan pasien kelompok rentan dan pasien yang membutuhkan tindakan medis spesifik secara berkesinambungan.

“Jadi harusnya pagi ini sudah sampai, tadi saya belum sempat lihat, saya sudah tahu saya udah jalan, mudah-mudahan jadi bisa selamat. Itu sebabnya yang critical emang ibu-ibu hamil, patah tulang itu critical, dan juga yang mau cuci darah itu sangat critical,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Agus Jamaludin dalam keterangan resminya menjabarkan target percepatan pemulihan operasional dasar seluruh rumah sakit terdampak dalam waktu satu Minggu. Di sisi lain, untuk pemulihan puskesmas yang terdampak ditargetkan dua Minggu guna mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi para korban. 

“Target paling lama satu Minggu, seluruh RSUD harus bisa melakukan operasional dasar. Fokus ke layanan Operasi Trauma, Ibu & Anak, Hemodialisa. Diharapkan dalam 2 minggu seluruh Puskesmas yang rusak sudah beroperasi minimal kembali, fokus ke layanan ibu hamil, melahirkan dan imunisasi,” kata Agus.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement