IDXChannel - Para pejabat India akan menunda kunjungan ke Amerika Serikat (AS) yang bertujuan untuk memfinalisasi kesepakatan dagang antara kedua negara.
Dilansir dari Bloomberg pada Senin (23/2/2026), finalisasi kesepakatan dagang tersebut ditunda setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump.
Menurut sejumlah sumber, finalisasi kesepakatan dagang itu akan dijadwal ulang, namun tanggal baru masih belum ditentukan.
Setelah putusan Mahkamah Agung pada Jumat, Trump mengumumkan tarif global baru sebesar 10 persen. Sehari kemudian, dia menaikkannya menjadi 15 persen.
India dan AS awal bulan ini menyetujui kerangka kesepakatan dagang sementara, di mana Trump memangkas bea masuk barang-barang India menjadi 18 persen dari 25 persen, dan juga menghapus bea masuk tambahan sebesar 25 persen terkait pembelian minyak Rusia.