“Ada komitmen investasi sebesar £4 miliar, itu sekitar Rp90 triliun,” katanya.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Inggris sudah terjalin sejak Desember 1949 atau lebih dari tujuh dekade. Selama itu, hubungan dirawat dengan perjanjian hingga kepentingan strategis.
Adapun Prabowo bertemu dengan PM Starmer pada Selasa (20/1/2026) di kantor Perdana Menteri Inggris, Downing Street Nomor 10, London.
Mereka membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia-Inggris, termasuk kerja sama ekonomi, pembangunan manusia, pertahanan dan politik luar negeri, ekonomi biru, serta transisi energi.
(Nur Ichsan Yuniarto)