"Mereka menegaskan kembali bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki," ujar mereka.
Tepi Barat, yang telah diduduki Israel sejak 1967, merupakan bagian terbesar dari Palestina.
Rencana ini diumumkan beberapa hari sebelum kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat (AS), di mana ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.
AS, Uni Eropa, dan Inggris juga menyatakan penolakannya terhadap perluasan aneksasi Israel di Tepi Barat. Sebelumnya, Washington secara terbuka melarang Tel Aviv untuk mencaplok wilayah Palestina itu.
Lebih dari 500.000 warga Israel tinggal di pemukiman di Tepi Barat, yang ilegal menurut hukum internasional. Sekitar 3 juta warga Palestina tinggal di wilayah tersebut.