Tak hanya dari jajaran kementerian, Presiden juga mengabsen Direktur Utama Pertamina Simon Mantiri, alumni Taruna Nusantara angkatan keenam, serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal, yang merupakan alumni angkatan pertama.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang juga merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-15, serta Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayor Jenderal TNI Edwin Sumanta, alumni angkatan kedua, yang turut disebut oleh Presiden Prabowo.
“Di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya saya kira cukup banyak lulusan TN di tier satu, dan selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut,” kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa sejak berdiri pada 1990, SMA Taruna Nusantara telah terbukti melahirkan kader-kader unggul yang berkiprah di tingkat nasional. Ia menilai keberadaan para alumni di posisi strategis pemerintahan menjadi bukti kontribusi nyata lembaga pendidikan tersebut.
“Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena sejak 90 sampai sekarang terbukti bahwa kader-kader lulusan TN telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional,” kata Prabowo.