Dalam beberapa kesempatan, KBRI Tehran telah mengimbau WNI agar mempertimbangkan untuk meninggalkan wilayah Iran secara mandiri apabila kondisi keamanan di tempat tinggal masing-masing dinilai tidak kondusif.
"Status Siaga 1 untuk Iran yg ditetapkan sejak Juni 2025 lalu masih berlaku. KBRI Tehran juga telah beberapa kali sampaikan himbauan pada WNI di Iran untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah Iran secara mandiri sekiranya kondisi keamanan di wilayah mereka tidak kondusif," kata dia.
Terkait langkah evakuasi, Heni menegaskan bahwa Kemlu memiliki rencana kontingensi atau contingency plan, termasuk pemetaan berbagai opsi jalur evakuasi jika sewaktu-waktu situasi memburuk dan memerlukan tindakan darurat.
"Semua plan contigency tetap disiap siagakan termasuk berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan," kata Heni.
"Kepada seluruh WNI di Iran dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, turut memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Tehran," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)