Namun pada Minggu kemarin, Trump membatalkan rencana tersebut setelah berdiskusi dengan sejumlah pemimpin negara Teluk.
"Kami diminta oleh tiga negara Teluk utama. Kami juga diminta dengan sangat oleh Iran. Mereka mengatakan kami ingin membuat kesepakatan," ujar Trump.
Secara terpisah, sebuah sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran membantah laporan bahwa kesepakatan telah tercapai untuk membuka kembali Selat Hormuz.
“Tidak ada kesepakatan yang tercapai tentang pembukaan kembali Selat Hormuz,” kata sumber tersebut kepada Kantor Berita Fars. (Wahyu Dwi Anggoro)