Naeni juga membantah klaim Trump bahwa serangan AS dan Israel telah menurunkan kemampuan rudal Iran.
"Lebih banyak proyektil ditembakkan daripada di awal perang, dalam jumlah yang lebih besar, dan dengan hulu ledak yang beratnya lebih dari satu ton," katanya.
Ia menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak akan mengizinkan ekspor satu liter pun minyak dari kawasan tersebut ke para agresor dan mitra mereka sampai pemberitahuan lebih lanjut.
"Upaya mereka (mengendalikan harga minyak dan gas) akan bersifat sementara dan sia-sia," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)