"Sampai kita menyepakati kerangka kerjanya, kita tidak bisa menetapkan tanggalnya. Sebenarnya ada kemajuan signifikan yang telah dicapai. Tetapi kemudian pendekatan maksimalis dari pihak lain, yang mencoba menjadikan Iran pengecualian dari hukum internasional, mencegah kita mencapai kesepakatan," katanya.
Khatibzadeh merujuk pada tuntutan AS atas program nuklir Iran. Teheran menolak untuk melepaskan simpanan uranium yang diperkaya miliknya.
"Saya harus sangat jelas bahwa Iran tidak akan menerima untuk menjadi pengecualian dari hukum internasional. Apa pun yang akan kita lakukan akan berada dalam kerangka peraturan internasional dan hukum internasional," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)