“Perpanjangan gencatan senjata oleh Trump tidak ada artinya. Pihak yang kalah tidak dapat menetapkan syarat. Melanjutkan blokade maritim tidak berbeda dengan pengeboman, dan respons militer diperlukan," kata Mohammadi di platform media sosial X.
"Lebih jauh lagi, perpanjangan gencatan senjata oleh Trump jelas merupakan taktik penundaan untuk menyiapkan serangan mendadak," katanya.
Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa negaranya tidak meminta perpanjangan gencatan senjata.
AS telah berperang dengan Iran sejak 28 Februari. Washington saat itu melancarkan serangan gabungan dengan Israel ke Negeri Mullah itu.
Iran membalas dengan menyerang berbagai lokasi di Timur Tengah dan menutup Selat Hormuz, yang merupakan jalur laut penting bagi 20 persen perdagangan minyak global.